Bismania Community

+62 896-8597-1950

bismaniaorgpusat@gmail.com

Berikut ini daftar istilah yang sering digunakan awak dan pecinta bus di Indonesia beserta artinya.

SOLOPOS.COM – Bus jurusan Solo-Jogja menunggu penumpang di Terminal Tirtonadi, Solo, Jumat (10/6/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Komunitas bus memiliki istilah atau kamus sendiri di dunia angkutan bus. Istilah-istilah itu populer di kalangan awak bus hingga penumpang dan pecinta bus.

Hal itu disampaikan Ketua BisMania Community Korwil Soloraya, Arga Kusuma Senna, kepada Solopos.com, Selasa (15/6/2022) malam. “Jadi itu sudah dari dulu kala. Enggak tahu ya asal usulnya gimana. Jadi turun temurun dari para pelaku jalanan, terutama bus,” kata dia.

Berikut ini daftar sejumlah istilah yang sering digunakan awak dan pecinta bus beserta artinya:

  1. AC-DC: Bus ber-AC tapi jendela/kaca atas bisa dibuka
  2. Adu kambing: Tabrakan antar kepala/adu kepala
  3. AKAP: Antar Kota Antar Provinsi
  4. AKDP: Antarkota Dalam Provinsi
  5. Anggur, balita: Penumpang lanjut usia
  6. Artis: Penumpang wanita cantik
  7. Awu-awu: Makelar/calo/penumpang mengaku kru bus
  8. Balon: Suspensi udara
  9. Barang Alus: Cewek cantik
  10. Batangan: Sopir tetap
  11. BDB: Gratis
  12. Bis Tumpuk: Bus tingkat
  13. Blong: Cepet
  14. Bola tanggung: Posisi ketika tanggung, antara mau menyalip kendaraan di depannya atau mengerem di belakang kendaraan. Kebanyakan yang terjadi adalah kendaraan memaksa untuk menyalip
  15. Bongkar: Menurunkan penumpang/barang dalam jumlah banyak
  16. Buka jalur: Membuka/melewati jalur lawan arah saat keadaan jalur macet total
  17. Bumel: Kelas ekonomi atau bus non-AC
  18. Bus meteran: Bus bertrayek pendek seperti bus jurusan Solo-Jogja
  19. Centang: Salip/blong
  20. Cete (CT): Upah/gaji
  21. Checker/Kontrol: Petugas yang tugasnya melakukan audit atas jumlah penumpang yang ada dalam bus atau mengecek apakah harga tiket uang dibebankan ke penumpang sesuai
  22. Delban/Caete: Tidak ahli/Asal-asalan
  23. Dim: Istilah memberikan sinyal dengan lampu depan
  24. Doping: makanan atau minuman stamina
  25. DP: Berkas atau dokumen yang dibawa kru bus untuk mencatat data penumpang, biasanya ada pada bus malam
  26. Engkel: Jalan sendiri
  27. Gladak: Dipaksakan jalan padahal ban meletus
  28. Glondang: Sepi
  29. Goyang: Mendahului dengan melawan arus
  30. Gunting: Mendahului dengan potongan jalur. Mendahului bus di depannya kemudian menutup jalur
  31. Hallaw Pemiersah: Sapaan yang sering diucapkan pemilik PO Scorpion Holiday pada YouTube
  32. Halo Youtuber: Sapaan yang sering diucapkan owner PO Sumber Alam pada YouTube
  33. Hot seat: Deretan kursi tercepat. Biasanya diincar para penggemar bus dan para penumpang
  34. Jarang panas: Kode untuk memberi jalan masuk atau keluar
  35. Jilat sapi: Bus membuntuti bus/truk di depannya dengan jarak mepet
  36. Joss: seperti Blong yang berarti cepat
  37. Kandang macan: Tempat istirahat kru bus yang berada di belakang jok paling belakang. Biasanya ada kasur dan bantal
  38. KL: Kartu langganan
  39. Klem/klaim: Ganti rugi
  40. Klok: Rusak (turun mesin)
  41. Kopdar: Kopi darat
  42. Kress: Lawan arah, tabrakan, serempetan
  43. Kursi CD: Kursi terdepan di bus. Berada di tengah-tengah posisi driver dan co-driver
  44. Maniak: Penggemar bus (anak-anak/anak baru gede)
  45. Masuk angin: Mesin susah/tidak bisa hidup atau rusak
  46. Mentahan: Bahan video biasanya digunakan untuk penggemar bus membuat video cinematic.
  47. Mental mentul: Suspensi udara
  48. Menyan: Rokok
  49. Mie ayam/Dauri: Kode ada copet
  50. Mocok: Menggantikan kru libur
  51. Modot: Penuh penumpang
  52. Ndhekem: Ngetem
  53. Ngeban: Ganti ban saat ban bocor atau kempes
  54. Ngebleng/kebanan: Ban meletus
  55. Ngeblong: Mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur lawan arah
  56. Ngeder: Lama/kecelakaan
  57. Ngemel: Siap receh untuk petugas
  58. Ngoyot: Berdiam diri dalam waktu yang lama.
  59. Nyiter: Meraba-raba penumpang cewek di tangan/paha (kalau di depan dilakukan sopir. Kalau di belakang pelakunya kenek)
  60. Nyodok: Tidak ikut dalam antrean namun langsung menyodok ke depan atau memaksa mendahulu mobil di depannya
  61. Nyodok: mengoptimalkan armada saat ramai penumpang
  62. OF: Omnibusse Fronteinbau artinya bus Mercedes Benz bermesin depan
  63. OH: Omni Hiten/Omnibusse Heckeinbau artinya bus Mercedes Benz bermesin belakang
  64. Osor: O 500 R atau Mercedes Benz OH 1830
  65. Pak haji: Polisi/polisi patroli
  66. Paklaring: Surat pengalaman kerja
  67. PBB: Persatuan bis blong (cepat)
  68. Perpal (Prei Ngaspal): armada rusak atau bermalam di terminal karena sepi sewa penumpang
  69. Point: Tambahan penumpang di tengah jalan
  70. Pool: Garasi
  71. Prei: Kode aman (kosong) untuk blong atau manuver
  72. Rata Bangku: Kondisi ketika bangku bis semuanya terisi tetapi belum sampai ada penumpang yang berdiri.
  73. Rebuwes: SIM
  74. Receh: Uang untuk bayar pungli saat buka jalur
  75. Sakit perut: Sopir kewalahan/capek/tak mampu lagi adu cepat
  76. Sangu: Makanan/cemilan untuk driver/kru bus
  77. Sayap kiri: Kondektur/kenek
  78. Senuk/snook: Nyeruduk
  79. Sewa: Penumpang menyewa bus pariwisata
  80. Sewa batu: Penumpang yang naik dari awal sampai akhir perjalanan
  81. Sewa cair: Penumpang naik jarak dekat dengan bus kota
  82. Salah/selah/ngeslah: Jarak antara bus depannya dan satu bus di belakangnya.
  83. Spidol ijo: Langganan
  84. SPJ: Surat perintah jalan
  85. Spok-spok: Suara yang ditimbulkan dari knalpot biasanya untuk bus HINO
  86. Stamplat: Terminal
  87. Storing: Mogok
  88. Tandem: Berpasangan
  89. Teler: Kejadian bus harus melakukan perjalanan yang sebenarnya bukan trayeknya karena beberapa alasan. Santai keadaan pengemudi ketika harus mengemudi ekstra karena ada perubahan pada trayeknya akibat alasan tertentu.
  90. Tololet: Suara klakson bus yang sudah dimodif sehingga memiliki nada unik atau lagu.
  91. Tem/Ngetem: Tempat berhenti bus yang biasanya banyak calon penumpang di situ. Ngetem merupakan tindakan bus menunggu Penumpang.
  92. Timer: Orang mencatat waktu bus lewat tempatnya. Biasanya digunakan sebagai penanda berapa lama jarak (salah/selah) yang dimiliki oleh busnya, bus di depannya, bahkan bus di depannya lagi
  93. WB: Wheel Base

Keterangan : dengan sedikit penyuntingan oleh Tim IT BMC

Sumber Berita : https://www.solopos.com/tahukah-anda-93-istilah-unik-ini-populer-di-dunia-bus-indonesia-1340248

Narasumber Berita

Nama : Arga Kusuma Senna (Ketua BisMania Community Korwil Soloraya)

NO ID : JTG003-001

86 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *